Sabtu, 20 November 2010

Gerimis Malam

Senja datang tuk sambut indahnya sang bulan.
Namun gerimis malam menghalang cahayanya.

Angin bertiup pelan bisikan berjuta kata - kata cinta.
Suara suara alam bicara tentang hati yang terluka.

Gerimis malam...
Hiburlah diri ku dengan melodi rintikan mu.
Gerimis malam...
Siram jiwa ini yang kering dan terluka.
gerimis malam...
basahi jiwa ini yang beku dengan hangat kasih mu.

Tak satu pun teman tuk diajak bicara.
Aku sepi dalam kesesakan.

Ku kan coba tuk tetap kuat dan tegar.
Akan aku akhiri rasa gelisah ini.
Harus ku buang semua kisah pedih ku.
Karena kau bukan untuk ku dan aku yakin itu.

Esok akan ku sambut indahnya cahaya pagi dengan senyum manisku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar